Terima Kasih kepada DR. Dr. Binarwan Halim, M.Ked (OG), SpOG (K), FICS yang telah membantu kami untuk mendapatkan 2 orang putra dan 1 orang putri, yang sudah kami nanti-nantikan selama 7 tahun. Sebelumnya juga kami pernah mengikuti program bayi tabung pertama tapi belum membuahkan hasil. Tapi kami tidak putus asa kami terus melanjutkan program bayi tabung kedua dan hasilnya kami memiliki 3 buah hati yang lahir pada tanggal 19 Mei 2015 yang kami beri nama Christiawan Nainggolan, ...
04 Nov 2016
Yopie AF Nainggolan & Imelda br.Manik
Medan
 
GROWTH SCAN
Growth Scan dilakukan untuk memantau kesejahteraan janin. Pertumbuhan janin yang normal terutama dinilai dari :
BPD (Bi-Parietal Diameter) : Diameter Kepala
AC (Abdominal Circumference) : Lingkar Perut
FL (Femur Length) : Panjang Tulang Paha
Dari ukuran-ukuran tersebut, kemudian akan diperoleh estimasi berat janin (Estimated Fetal Weight / EFW).

Estimasi berat janin tidaklah seakurat seperti mengukur berat badan dengan timbangan secara langsung, karena nilai estimasi tersebut diperoleh berdasarkan perkiraan perhitungan terhadap ukuran lingkar kepala dan lingkar perut.
Selain ukuran dan estimasi berat badan janin, kesejahteraan janin dapat dinilai juga dari gerakan janin, nafas janin, detak jantung janin (DJJ) dan jumlah air ketuban (AFI/Amniotic Fluid Index). Pemeriksaan Doppler aliran darah tali pusar juga merupakan salah satu parameter dalam menentukan kesehatan janin.

BioPhysical Profile (BPP) merupakan kombinasi antara pemeriksaan USG dan Non- Stress Test. Tujuannya juga untuk memantau kesejahteraan janin. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu (trimester III). Dikatakan normal bila nilai BPP minimal 8.
Parameter yang dinilai dalam BPP berupa :
Breathing - Pernafasan janin, minimal 20 kali dalam 30 menit
Movement - Pergerakan aktif janin, minimal 3 kali dalam 30 menit
Muscle Tone - Peregangan otot janin (fleksi & ekstensi), minimal 1 kali dalam 30 menit
Amniotic Fluid - Minimal 1 lapangan berukuran > 2cm pada potongan vertikal
Heart Rate - Merupakan Non-Stress Test yang dinilai dengan Cardiotocography. Minimal 2 gambaran akselerasi > 15bpm dengan frekuensi > 15 kali yang berespons terhadap gerakan ataupun kontraksi dalam 20 menit.


 
BACA JUGA
copyright ©2019 HFC Medan
all rights reserved.