Puji Tuhan dan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Dr.Binarwan Halim dan seluruh staff HFC Medan atas kesabaran, kebijaksanaan dan kerjasamanya selama kami mengikuti program IVF/ICSI di HFC Medan. Sehingga tepat tanggal 04 Juni 2013 yang lalu kami dianugerahi “Twin Baby Girls” yang bernama “Isabel Alice Girsang & Annabel Vera Girsang “. Setelah penantian panjang dan melelahkan ( 8 tahun usia perkawinan), kami dipertemukan dengan Dr. Binarwan Halim dan memulai program di ...
28 Apr 2014
Veriati & Raja G
Medan
 
AMNIOCENTESIS
Amniocentesis digunakan untuk deteksi beberapa kelainan bayi seperti Down Syndrome, kelainan pada saraf, dll.
Pemeriksaan dilakukan pada :
- Usia ibu > 35 tahun, dimana resiko lebih tinggi untuk bayi idiot.
- Riwayat penyakit keturunan / cacat bawaan dalam keluarga seperti spina bifida, thalassemia.
- Nilai triple tes (AFC, ßhCG, free estriol) yang meningkat.
- USG menunjukkan adanya abnormalitas NT pada usia kehamilan 11-14 minggu.

Cara Melakukan pemeriksaan :
USG dilakukan untuk memeriksa posisi bayi dan plasenta. Dengan panduan USG, sebuah jarum halus dimasukkan melalui dinding perut ke dalam rahim, tanpa melukai bayi. Diambil sedikit sampel cairan yang mengelilingi bayi, yang mengandung selnya. Sel-sel ini kemudian diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya kelainan, hasil tes bisa ditunggu sampai 3 minggu.
 
BACA JUGA
copyright ©2017 HFC Medan
all rights reserved.