Setelah penantian 3 tahun untuk memiliki seorang anak, akhirnya mengantarkan kami ke Halim fertility Center (HFC) untuk mewujudkan impian kami. Kami sepakat untuk menjalani proses Bayi Tabung yang kami lalui bersama dengan proses yang cukup panjang. Tapi kami selalu kuat & yakin dengan dukungan dari dokter & segenap staf HFC. Hingga akhirnya saya dinyatakan positif hamil. Tanggal 17 Januari 2016 lahirlah seorang putri dengan berat 3.170kg dan panjang 50cm yang kami beri nama ...
30 Jul 2016
Yuly & Alwi
Medan
 
AMNIOCENTESIS
Amniocentesis digunakan untuk deteksi beberapa kelainan bayi seperti Down Syndrome, kelainan pada saraf, dll.
Pemeriksaan dilakukan pada :
- Usia ibu > 35 tahun, dimana resiko lebih tinggi untuk bayi idiot.
- Riwayat penyakit keturunan / cacat bawaan dalam keluarga seperti spina bifida, thalassemia.
- Nilai triple tes (AFC, hCG, free estriol) yang meningkat.
- USG menunjukkan adanya abnormalitas NT pada usia kehamilan 11-14 minggu.

Cara Melakukan pemeriksaan :
USG dilakukan untuk memeriksa posisi bayi dan plasenta. Dengan panduan USG, sebuah jarum halus dimasukkan melalui dinding perut ke dalam rahim, tanpa melukai bayi. Diambil sedikit sampel cairan yang mengelilingi bayi, yang mengandung selnya. Sel-sel ini kemudian diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya kelainan, hasil tes bisa ditunggu sampai 3 minggu.
 
BACA JUGA
copyright ©2019 HFC Medan
all rights reserved.