Salam sejahtera, Eunice Franchella Kodrat, born 11 September 2015. "Kami sangat bersyukur kepada Tuhan, pada usia yang tidak muda lagi masih berkesempatan dikaruniai anak dari program ivf yang pertama kami jalani. Terima kasih kepada dr.Binarwan Halim beserta staf dan suster yang telah mewujudkannya. Semoga kita semua sehat dan bahagia selalu. Lebih sukses dan maju untuk Halim Fertility Center". Terima kasih. Best regards, Emanuel & Meiriyanti
12 Okt 2016
Emanuel & Meiri
Medan
 
AMNIOCENTESIS
Amniocentesis digunakan untuk deteksi beberapa kelainan bayi seperti Down Syndrome, kelainan pada saraf, dll.
Pemeriksaan dilakukan pada :
- Usia ibu > 35 tahun, dimana resiko lebih tinggi untuk bayi idiot.
- Riwayat penyakit keturunan / cacat bawaan dalam keluarga seperti spina bifida, thalassemia.
- Nilai triple tes (AFC, hCG, free estriol) yang meningkat.
- USG menunjukkan adanya abnormalitas NT pada usia kehamilan 11-14 minggu.

Cara Melakukan pemeriksaan :
USG dilakukan untuk memeriksa posisi bayi dan plasenta. Dengan panduan USG, sebuah jarum halus dimasukkan melalui dinding perut ke dalam rahim, tanpa melukai bayi. Diambil sedikit sampel cairan yang mengelilingi bayi, yang mengandung selnya. Sel-sel ini kemudian diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya kelainan, hasil tes bisa ditunggu sampai 3 minggu.
 
BACA JUGA
copyright ©2018 HFC Medan
all rights reserved.