Terima kasih kepada Tuhan Yesus dan kepada dr.Binarwan serta seluruh suster di Halim Fertility Center (HFC) atas kerjasama dan bantuannya kepada kami selama menjalani program Bayi Tabung. Di usia pernikahan kami yang ke-7 tahun kami sudah pernah mengikuti program inseminasi, Tapi Tuhan belum berkehendak kami mengalami kegagalan dan akhirnya kami memutuskan untuk mengikuti program Bayi Tabung di usia pernikahan yang ke-9. Memang tidak mudah bagi kami untuk menjalani semuanya ...
01 Okt 2015
Marlina Gultom & Tora Hasugian
Belawan
 
TVS (TRANSVAGINAL USG)

USG Ginekologi merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi keadaan atau ketidaknormalan uterus dan ovarium melalui USG Transvaginal.

Persiapan Pasien :
  • Bagi pasien yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, kita anjurkan pemeriksaan dilakukan dari vagina untuk memperoleh hasil yang lebih jelas. Kandung kencing dikosongkan terlebih dahulu.
  • Bagi pasien yang belum pernah married dan belum pernah melakukan hubungan seksual (perawan) kita anjurkan minum yang banyak sampai sesak BAK untuk memperoleh gambar dan diagnosa yang pasti.
Fungsinya pemeriksaan ginekologi :
1)  Untuk melihat uterus normal atau tidak
-    Posisi uterus : Anteflexi, Axial, Retroflexi, Hyperetroflexi
-    Ukuran uterus : Normal, Besar, Kecil
-    Besar uterus : Panjang, Lebar
-    Melihat kelainan dalam uterus seperti : myoma atau adenomiosis

2)  Untuk melihat endometrium (rongga rahim) normal atau tidak
-    Mengukur ketebalan endometrium
-    Melihat kelainan pada endometrium seperti : polip endometrium
-    Melihat letak spiral / IUD normal atau tidak (bagi pasien yang menggunakan spiral)

3)  Untuk melihat keadaan ovarium kiri dan kanan
-    Mengukur besarnya ovarium
-    Mengukur besarnya folikel
-    Mengetahui ada tidaknya kelainan dalam ovarium seperti : cysta ovarium, endometriosis, dan PCO.
-    Melihat ada tidaknya pembengkakkan saluran indung telur (hydrosalphinx)

USG Ginekologi dilakukan pada pasien yang mempunyai keluhan nyeri haid, nyeri pada daerah perut bagian bawah, haid tidak teratur, pasien infertilitas, pendarahan pervaginal, dan pemeriksaan IUD/Spiral.

Prosedur Kerja USG Ginekologi :
  1. Bagi pasien yang sudah pernah berhubungan seksual, dianjurkan untuk BAK.
  2. Baringkan pasien dengan posisi lithotomi dengan melepas pakaian dalam, dan ditutupi dengan selimut.
  3. Masukkan identitas pasien dalam komputer, pilih probe transvaginal, dan alasi dengan kondom.
  4. Bagi pasien yang sedang mengikuti program kesuburan yang dianjurkan untuk usg pada masa subur, alasi probe transvaginal dengan handscoon tanpa diberi jelly dibagian luar.
  5. Catat hasil pemeriksaan USG pada status pasien dan pembukuan laporan USG ginekologi.
  6. Pasien diturunkan, tempat tidur dirapikan.

 
BACA JUGA
copyright ©2017 HFC Medan
all rights reserved.