Puji syukur tiada henti kepada Tuhan yg telah menganugrahkan kepada kami seorang putri yang cantik dan lucu yang bernama CANTIKA BERTUA SIBARANI yang kami tunggu selama 11 tahun. Cantika lahir pada 11 November 2015 di usia pernikahan kami yang ke-11. Mama papanya pacaran selama 11 tahun. Semua di angka 11, Tuhan memberikan yang terindah. Percayalah semua indah pada waktunya. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada Halim Fertility Center sebagai perpanjangan tangan Tuhan untuk ...
08 Agt 2016
Andy S. Sibarani & Emmi D. Hutahaean
Medan
 
HORMONAL DISORDER / PEMERIKSAAN HORMON
Pemeriksaan ini seperti juga pemeriksaan darah biasa, yaitu mengambil darah pasien sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan. Hanya disini sampel darah yang diambil diperlukan untuk mengetahui kondisi hormonal tubuh yang berpengaruh pada proses kehamilan.
Fungsi pemeriksaan hormonal tersebut adalah agar dokter dapat mendiagnosa kemungkinan gangguan hormanl yang menyebabkan  infertilitas dan melakukan penanganannya. Untuk wanita, pemeriksaan ini untuk mengetahui kadar FSH (Follicle Stimulating Hormone), LH (Luteinizing Hormone), PRL (Prolactin), E2 (Estradiol), dan P4 (Progesterone).
Bila hasil pemeriksaan FSH yang tinggi pada awal siklus haid (diatas 15 mIU/ml), berindikasi bahwa jumlah sel telur sudah hampirtidak ada . Demikian juga LH, apabila LH tinggi pada awal siklus haid (diatas 12 mIU/ml), akan menghambat proses ovulasi. Selain itu, bila hormon prolaktin tinggi atau kurang, juga mengganggu proses pembentukan telur . Pemeriksaan FSH sangat penting untuk mengukur berapa besar pemberian obat pemicu sel telur dan menentukan keberhasilan program .Pemeriksaan ini akan berlanjut beberapa kali pada pasien yang melakukan program IVF.

Pemeriksaan ini juga bisa dilakukan untuk pria, yaitu untuk mengetahui kadar testosteron (hormon pria yang mempengaruhi perkembangan seks sekunder), LH, dan FSH.Prolactin.

Pemeriksaan FSH, LH, E2, dan PRL umumnya dilakukan pada hari kedua sampai hari kelima terhitung dari hari mens pertama. Apabila pasien melewati hari tersebut, maka pasien diminta untuk pemeriksaan hormonal pada siklus haid bulan berikutnya. Untuk pemeriksaan P4 biasanya dilakukan pada hari ke-21 menstruasi.

Berikut beberapa pemeriksaan hormonal yang biasa dilakukan :
  • FSH
  • LH
  • Prolactin
  • Estradiol
  • Progesterone
  • Anti Mullerian Hormon


 
BACA JUGA
copyright ©2017 HFC Medan
all rights reserved.