Rasa bersyukur yang mendalam kepada Tuhan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dr. Binarwan Halim dan seluruh Team Halim Fertility Center yang bekerja sama, memberikan segala bantuan, dukungan, dan penuh kesabaran kepada kami selama menjalani proses bayi tabung. Memang tidak mudah bagi kami menghadapi beberapa kali kegagalan selama 5 tahun menjalani program bayi tabung, kami hanya pasrah dan tanpa berhenti berharap. Ternyata di kesempatan yang terakhir ini kami ...
19 Jun 2015
Sulyna & Budiman
Medan
 
ADOLESCENT GYNAECOLOGY (GINEKOLOGI ANAK DAN REMAJA)

Remaja dewasa ini perlu diberikan pengetahuan dan keahlian khusus tentang ginekologi. Masalah ginekologi pada anak dan remaja adalah umum dan meskipun penyakit patologi jarang terjadi, namun tekanan dan ketidaknyamanan sangat perlu diperhatikan. Gadis remaja merasa tertekan dengan adanya disfungsi menstruasi yang sangat sulit dihadapi. 

Masalah ginekologi pada remaja:

1. Puberitas yang tertunda

Puberitas biasanya terjadi pada usia 7-13 tahun pada wanita dan 9-15 tahun pada laki-laki. Tertundanya puberitas adalah kondisi dimana anak mengalami puberitas yang terlambat. Puberitas yang tertunda terjadi disebabkan riwayat keluarga, kondisi kesehatan seperti adanya cystic fibrosis, penyakit ginjal, asma, malnutrisi, dan kelainan kelenjar yang menghasilkan hormon yang bertanggung jawab terhadap puberitas. 

2. Menstrusi yang tidak teratur (Kelainan Menstruasi)

Kelainan menstruasi mencakup:

  Amenorrhea

   Tidak ada periode menstrusi sampai usia 16 tahun atau tidak ada periode menstruasi selama 3 tahun berturut-turut dan bukan hamil

  DysmenorrheaNyeri selama periode menstruasi

  Menorrhagia

   Pendarahan berlebihan yuang berlangsung selama 8 hingga 10 hari

  Oligomenorrhea

   Periode menstruasi yang tidak teratur atau menstruasi sering terjadi

  Kegagalan ovarium premature

   Fungsi normal ovarium terhenti

  Fibroid Uterus

   Tumor non-kanker teramati pada wanita yang berpotensi melahirkan anak

  Endometriosis

   Jaringan dinding uterus dari bagian dalam tumbuh dibagian luar (normalnya jaringan tumbuh di dalam uterus)

3. Kista Ovarium

Kista adalah adalah kantung non-kanker yang berisi cairan yang berkembang pada ovarium wanita. Kista terbentuk ketika folikel yang mengandung telur gagal pecah dan melepaskan telur keluar ovarium, yang menyebabkan akumulasi cairan dalam folikel.

4. Infeksi Menular Seksual (STI)

Adalah penyakit infeksius yang disebabkan oleh bakteri atau virus yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya dengan kontak seksual. Remaja yang seksual aktif akan mengembangkan STI ini karena tidak adanya pendidikan seks dan eksperimen seksual intense.

5. Mayer-Rokitansky-Kuster-hauser Syndrome (MRKH syndrome)

Sindrom MRKH adalah kelainan wanita yang mempengaruhi sistem reproduksi yang menyebabkan vagina dan uterus terbelakang atau tidak ada.

Selama tahap awal pembentukan rahim, sistem reproduksi terbentuk. Gadis dengan MRKH akan mulai tumbuh sistem reproduksi nya namun tidak berkembang dengan lengkap. Mereka akan memiliki ovarium dan tuba fallopii yang normal dengan uterus yang kecil atau tidak ada. Kanal vagina lebih pendek dan mungkin juga tidak ada. Pada beberapa kasus, ginjal juga tidak berkembang dan mereka akan menderita kehilangan pendengaran minor atau berkembang scoliosis.


 
BACA JUGA
copyright ©2017 HFC Medan
all rights reserved.