Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas anugerah terindah dan paling berharga kepada keluarga kami. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada dokter dan staf Halim Fertility Center serta para perawat di ruangan NICU Rumah Sakit Stella Maris Medan yang telah memberikan bantuan, dukungan dan semangat kepada kami selama kami menjalani program bayi tabung. Setelah penantian panjang 6 tahun berumah tangga dan segala upaya kami lakukan ...
26 Sep 2016
Hariansyah Primawardhana dan Arie Handayani
Medan
 
PROGRAM BAYI TABUNG

Apa itu program bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF)?

Program bayi tabung merupakan suatu program mempertemukan sel telur istri dan sperma suami dan memberikan kesempatan untuk dapat terjadinya suatu pembuahan (fertilisasi) di laboratorium di luar rahim manusia. Setelah pembuahan, embrio hasil pembuahan dibiarkan berkembang dan tumbuh dalam periode singkat, kemudian dimasukkan ke dalam rongga rahim. Keberhasilan kehamilan dapat diketahui dua minggu kemudian.

Siapa kandidat/calon yang cocok?

Program bayi tabung merupakan satu-satunya cara pengobatan bagi wanita yang saluran telurnya sudah rusak dan tidak dapat diperbaiki. Program ini juga dapat ditawarkan kepada wanita yang tidak dapat hamil dengan jalan yang lebih mudah seperti endometriosis, gangguan ovulasi, ketidaksuburan yang tidak diketahui sebabnya, gangguan sperma dan masalah imunologis.

Konseling

Kedua pasangan harus secara medis sehat dan sudah siap mental dan jasmani untuk program bayi tabung. Pasangan akan dikonseling untuk persiapan dan diberitahukan kemungkinan adanya trauma mental dan fisik dalam menjalani program bayi tabung dan dapat dihadapkan dengan kemungkinan kegagalan program bayi tabung ini. Pasangan perlu membuat informed consent/surat persetujuan untuk menjalani prosedur ini. 

Prosedur Program

Program bayi tabung sekarang menggunakan hiperstimulasi ovarium yang terkontrol yang akan menghasilkan sel telur yang lebih banyak dan tentunya akan meningkatkan keberhasilan kehamilan. Hiperstimulasi ovarium terkontrol dilakukan dengan menggunakan GnRHa dan gonadotropin akan dijelaskan.

Pengambilan Sel Telur (Ovum Pick Up = OPU)

Sel telur istri diambil dengan jarum khusus yang dilekatkan pada probe USG transvaginal. Sedatif ringan akan diberikan selama prosedur dan pasien akan merasakan sedikit rasa tidak nyaman selama prosedur berlangsung. Setelah sel telur diambil, maka suami perlu menghasilkan sperma untuk disatukan dengan sel telur istri kemudian. 

Embryo Transfer

Prosedur ini biasanya hanya memerlukan waktu singkat.  Jumlah embryo yang ditransfer disesuaikan dengan saran dokter dan kondisi pasien. Pasien dapat pulang ke rumah 2 jam setelah embryo transfer. Pasien akan diberikan pengobatan (progesteron atau HCG) yang akan diberikan setiap hari untuk menyokong lapisan endometrium rahim sebagai tempat dimana embrio ditanam dan tumbuh sebagai janin. Pasien disarankan untuk beristirahat minimal 3 hari. Pada hari yang ditentukan, pasien akan melakukan pengecekan B-HCG serum untuk mengetahui hasilnya.

 
BACA JUGA
copyright ©2017 HFC Medan
all rights reserved.