Alhamdulillah... Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Puji dan Syukur atas segala rahmat dan lindungan yg Allah SWT berikan serta atas kelahiran Putri Pertama kami "Nahda Salma" pada tgl 4 bln 4 thn 2016 dengan sehat. Kami mengikuti program di Halim Fertility Centre sejak tahun 2010 dan beberapa kali gagal. Namun demikian, kami tetap berbaik sangka, semangat dalam berikhtiar dan berserah diri, akhirnya Allah SWT mengabulkan melalui program IVF. Terima ...
18 Jun 2017
Muslihin dan Ratih Ryantri W
Medan
 
USG DOWNSYNDROME
Down Syndrome adalah kelainan genetik/kromosom yang paling sering terjadi. Gejala berupa cacat mental/idiot, kelainan jantung bawaan, gangguan pendengaran dan penglihatan serta kelemahan otot-otot.
Kejadian Down Syndrome semakin meningkat dengan bertambahnya usia ibu, terutama setelah usia 35 tahun (1:356 pada usia ibu 35 tahun dan 1:41 pada usia 43 tahun).
Deteksi dini kelainan kromosom adalah dengan pemeriksaan Nuchal Translucency (NT Scan) dan tulang hidung melalui USG pada usia kehamilan 11-14 minggu.
Pemeriksaan NT adalah mengukur ketebalan jaringan di belakang leher rahim.
Ketepatan pemeriksaan 70-80%. Pemeriksaan ini adalah bersifat skrining. Bila hasilnya positif, perlu pemeriksaan lanjutan (CVS, Amniocentesis) untuk memastikan adanya kelainan genetik. Bila hasilnya negatif, menunjukkan ibu termasuk kelompok resiko rendah Down Syndrome.
 
BACA JUGA
copyright ©2018 HFC Medan
all rights reserved.