Twins Kevin dan Gabriella hadir di dalam keluarga kami pada tanggal 12 Juli 2016 setelah penantian 4 tahun. Terima kasih dr. Binarwan Halim yang sudah membantu kami dalam program IVF, masa kontrol kehamilan, sampai lahiran. Selalu ingat pesan dokter sewaktu menjalani program supaya terus berdoa dan berbuat baik kepada semua orang. Agar kami tetap semangat dan berpengharapan. Kini penantian kami telah dijawab Tuhan dengan hadirnya sepasang Anak Kembar yang lucu. Sekarang ...
20 Feb 2017
drg. Monica Siregar & Herry
Medan
 
USG DOWNSYNDROME
Down Syndrome adalah kelainan genetik/kromosom yang paling sering terjadi. Gejala berupa cacat mental/idiot, kelainan jantung bawaan, gangguan pendengaran dan penglihatan serta kelemahan otot-otot.
Kejadian Down Syndrome semakin meningkat dengan bertambahnya usia ibu, terutama setelah usia 35 tahun (1:356 pada usia ibu 35 tahun dan 1:41 pada usia 43 tahun).
Deteksi dini kelainan kromosom adalah dengan pemeriksaan Nuchal Translucency (NT Scan) dan tulang hidung melalui USG pada usia kehamilan 11-14 minggu.
Pemeriksaan NT adalah mengukur ketebalan jaringan di belakang leher rahim.
Ketepatan pemeriksaan 70-80%. Pemeriksaan ini adalah bersifat skrining. Bila hasilnya positif, perlu pemeriksaan lanjutan (CVS, Amniocentesis) untuk memastikan adanya kelainan genetik. Bila hasilnya negatif, menunjukkan ibu termasuk kelompok resiko rendah Down Syndrome.
 
BACA JUGA
copyright ©2018 HFC Medan
all rights reserved.