Syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hadiah yang paling berarti dan besar kepada keluarga kami, dimana penantian yang panjang selama 10 tahun kami membina rumah tangga. Tuhan telah menjawab doa-doa permohonan kami dengan dikaruniakannya seorang putri yang cantik dan sehat melalui proses Bayi Tabung di Halim Fertility Center yang kami beri nama Charissa Vania Yovela Sembiring (Hadiah dari Tuhan yang penuh kegembiraan). Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada ...
21 Mei 2016
Nurhaida Pandiangan & Maimun Buana
Medan
 
USG DOWNSYNDROME
Down Syndrome adalah kelainan genetik/kromosom yang paling sering terjadi. Gejala berupa cacat mental/idiot, kelainan jantung bawaan, gangguan pendengaran dan penglihatan serta kelemahan otot-otot.
Kejadian Down Syndrome semakin meningkat dengan bertambahnya usia ibu, terutama setelah usia 35 tahun (1:356 pada usia ibu 35 tahun dan 1:41 pada usia 43 tahun).
Deteksi dini kelainan kromosom adalah dengan pemeriksaan Nuchal Translucency (NT Scan) dan tulang hidung melalui USG pada usia kehamilan 11-14 minggu.
Pemeriksaan NT adalah mengukur ketebalan jaringan di belakang leher rahim.
Ketepatan pemeriksaan 70-80%. Pemeriksaan ini adalah bersifat skrining. Bila hasilnya positif, perlu pemeriksaan lanjutan (CVS, Amniocentesis) untuk memastikan adanya kelainan genetik. Bila hasilnya negatif, menunjukkan ibu termasuk kelompok resiko rendah Down Syndrome.
 
BACA JUGA
copyright ©2018 HFC Medan
all rights reserved.